Ordinary Human

Just Want To Be Usefull

9 Jenis nama anak syaitan

Umar al-Khattab berkata, terdapat 9 jenis nama
anak syaitan :
1. Zalituun
Duduk di pasar/kedai supaya manusia kehilangan
sifat hemat. Menggoda supaya manusia berfoya-
foya.
2. Wathiin
Pergi kepada orang yang mendapat musibah
supaya bersangka buruk terhadap Allah.
3. A’awan
Menghasut pemimpin supaya tidak mendekati
rakyat. Bahagia dengan kedudukan/kekayaan
hingga mengabaikan kepentingan rakyat dan tidak
mau mendengar nasihat para ulama.
4. Haffaf
Berkawan baik dengan minuman keras. Suka
menghampiri orang yang berada di tempat-
tempat maksiat.
5. Murrah
Merusakkan dan melalaikan orang yang suka pada
musik sehingga lupa kepada Allah. Mereka ini
tenggelam dalam kehidupan dunia.
6. Masuud
Duduk di bibir mulut manusia supaya melahirkan
fitnah, gosip, umpatan dan apa saja penyakit
yang berasal dari kata-kata mulut.
7. Daasim
Duduk di pintu rumah kita. Jika tidak memberi
salam ketika masuk ke rumah, Daasim akan
bertindak agar menyebabkab keruntuhan rumah
tangga (suami isteri bercerai, suami bertindak
kasar, memukul isteri, isteri hilang logika
menuntut cerai, dan lain-lain).
8. Walahaan
Menimbulkan rasa was-was dan ragu dalam diri
manusia khususnya ketika berwudhlu dan sholat
dan meragukan ibadah kita yang lain.
9. Lakhuus
Merupakan sahabat orang Majusi yang
menyembah api/matahari.
***
SUBHANALLAH…
Semoga ALLAH senantiasa membimbing kita dari
segala macam godaan, dan memberikan kita
kekuatan agar tetap dalam keadaan iman dan
takwa kepada ALLAH SWT. Aamiin
Ya Allah, Kami Berlindung padaMu dari Godaan
Setan Terkutuk. Aamiin
(Cantumkan jika ada doa khusus agar kami para
jamaah bisa mengaminkannya)
Silahkan Klik Like dan Bagikan di halamanmu agar
kamu dan teman-temanmu senantiasa istiqomah
dan bisa meningkatkan ketakwaannya kepada
ALLAH SWT.
Ya ALLAH…
✔ Muliakanlah orang yang membaca status ini
✔ Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke
masjid
✔ Lapangkanlah hatinya
✔ Bahagiakanlah keluarganya
✔ Luaskan rezekinya seluas lautan
✔ Mudahkan segala urusannya
✔ Kabulkan cita-citanya
✔ Jauhkan dari segala Musibah
✔ Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,Prasangka
Keji,Berkata Kasar dan Mungkar.
✔ Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang
membaca dan membagikan status ini.
Aamiin ya Rabbal’alamin.

Advertisements
Leave a comment »

10 GODAAN SYETAN DALAM SHALAT

1. WAS-WAS SAAT MELAKUKAN TAKBIRATUL
IHRAM
Saat mulai membaca takbiratul ihram “Allahu
Akbar”, ia ragu apakah takbir yang dilakukannya
itu sudah sah atau belum sah. Sehingga ia
langsung mengulanginya lagi dengan membaca
takbir. Peristiwa itu terus menerus terulang,
terkadang sampai imamnya hampir ruku’.
Ibnul Qayyim rahimahullaah berkata: “Termasuk
tipu daya syetan yang banyak mengganggu
mereka adalah was-was dalam bersuci
(berwudhu) dan niat atau saat takbiratul ihram
dalam sholat”. Was-was itu membuat mereka
tersiksa dan tidak tenteram.
2. TIDAK KONSENTRASI SAAT MEMBACA BACAAN
SHOLAT
Sahabat Rasulullah Shollallaah ‘alaih wa sallam
yaitu ‘Utsman bin Abil ‘Ash datang kepada
Rasulullah dan mengadu: “Wahai Rasulullah,
sesungguhnya syetan telah hadir dalam sholatku
dan membuat bacaanku salah dan rancau”.
Rasulullah Shollallaah ‘alaih wa sallam menjawab,
“Itulah syaitan yang disebut dengan Khinzib.
Apabila kamu merasakan kehadirannya, maka
meludahlah ke kiri tiga kali dan berlindunglah
kepada Allah Subhaanahu wa ta’aala Akupun
melakukan hal itu dan Allah Subhaanahu wa
ta’aala menghilangkan gangguan itu dariku” (HR.
Muslim)
3. LUPA JUMLAH ROKA’AT YANG TELAH
DIKERJAKAN
Abu Hurairah radhiyallaah ‘anhu berkata,
“Sesungguhnya Rasulullah Shollallaah ‘alaih wa
sallam telah bersabda: “Jika salah seorang dari
kalian sholat, syetan akan datang kepadanya
untuk menggodanya sampai ia tidak tahu berapa
rakaat yang ia telah kerjakan. Apabila salah
seorang dari kalian mengalami hal itu, hendaklah
ia sujud dua kali (sujud sahwi) saat ia masih
duduk dan sebelum salam, setelah itu baru
mengucapkan salam” (HR. Bukhari dan Muslim)
4. HADIRNYA PIKIRAN YANG MEMALINGKAN
KONSENTRASI
Abu Hurairah radhiyallaah ‘anhu berkata:
“Rasulullah Shollallaah ‘alaih wa sallam bersabda,
“Apabila dikumandangkan azan sholat, syetan
akan berlari seraya terkentut-kentut sampai ia
tidak mendengar suara azan tersebut. Apabila
muadzin telah selesai azan, ia kembali lagi. Dan
jika iqamat dikumandangkan, ia berlari. Apabila
telah selesai iqamat, dia kembali lagi. Ia akan
selalu bersama orang yang sholat seraya berkata
kepadanya: “Ingatlah apa yang tadinya tidak
kamu ingat!”, sehingga orang tersebut tidak tahu
berapa rakaat ia sholat” (HR Bukhari)
5. TERGESA-GESA UNTUK MENYELESAIKAN SOLAT
Ibnul Qayyim berkata: “Sesungguhnya ketergesa-
gesaan itu datangnya dari syetan, karena tergesa-
gesa adalah sifat gegabah dan sembrono yang
menghalang-halangi seseorang untuk berprilaku
hati-hati, tenang dan santun serta meletakkan
sesuatu pada tempatnya. Tergesa-gesa muncul
kerana dua perilaku buruk,yaitu sembrono dan
buru-buru sebelum waktunya”.
Tentu saja bila sholat dalam keadaan tergesa-
gesa, maka cara pelaksanaannya asal
mengerjakan solat, asal selesai, sudah!!!. Tidak
ada ketenangan atau thuma’ninah.
Pada zaman Rasulullah Shollallaah ‘alaih wa
sallam ada orang sholat dengan tergesa-gesa.
Akhirnya Rasulullah Shollallaah ‘alaih wa sallam
memerintahkannya untuk mengulanginya lagi
karena sholat yang telah ia kerjakan belum sah.
Rasulullah Shollallaah ‘alaih wa sallam bersabda
kepadanya: “Apabila kamu sholat, bertakbirlah
(takbiratul ihram). Lalu bacalah dari Al-Qur’an
yang mudah bagimu, lalu ruku’lah sampai kamu
benar-benar ruku’ (thuma’ninah), lalu bangkitlah
dari ruku’ sampai kamu tegak berdiri, kemudian
sujudlah sampai kamu benar-benar sujud
(thuma’ninah) dan lakukanlah hal itu dalam setiap
rakaat solatmu” (HR Bukhari dan Muslim)
6. MELAKUKAN GERAKAN-GERAKAN YANG TIDAK
PERLU
Dahulu ada seorang sahabat yang bermain kerikil
ketika sedang tasyahud. Ia membolak-balikk
annya. Melihat hal itu, maka Ibnu Umar segera
menegurnya selepas solat. “Jangan bermain kerikil
ketika sholat karena perbuatan tersebut berasal
dari syetan. Tapi kerjakan seperti apa yang
dikerjakan Rasulullah Shollallaah ‘alaih wa
sallam”. Orang tersebut bertanya: “Apa yang
dilakukannya?” Kemudian Ibnu Umar meletakkan
tangan kanannya diatas paha kanannya dengan
jari telunjuk menunjuk ke arah kiblat atau tempat
sujud. “Demikianlah saya melihat apa yang
dilakukan Rasulullah Shollallaah ‘alaih wa sallam”,
kata Ibnu Umar. (HR Tirmidzi)
7. MENENGOK KE KANAN ATAU KE KIRI KETIKA
SHOLAT
Dengan sadar atau tidak, seseorang yang sedang
sholat memandang ke kiri atau ke kanan, itulah
akibat godaan syetan penggoda. Karena itu,
setelah takbiratul ihram, pusatkan pandangan
pada satu titik. Yaitu tempat sujud. Sehingga
perhatian kita menjadi fokus dan tidak mudah
dicuri oleh syetan.
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh
Aisyah radhiyallaah ‘anhaa, ia berkata: “Saya
bertanya kepada Rasulullah Shollallaah ‘alaih wa
sallam tentang hukum menengok ketika sholat”.
Rasulullah Shollallaah ‘alaih wa sallam menjawab,
“Itu adalah curian syetan atas sholat seorang
hamba”. (HR Bukhari)
8. MENGUAP DAN MENGANTUK
Rasulullah Shollallaah ‘alaih wa sallam bersabda:
“Menguap ketika sholat itu dari syetan. Karena itu
bila kalian ingin menguap, maka tahanlah sebisa
mungkin” (HR Thabrani).
Dalam riwayat lain Rasulullah Shollallaah ‘alaih wa
sallam bersabda, “Adapun menguap itu datangnya
dari syetan, maka hendaklah seseorang
mencegahnya (menahannya) selagi bisa. Apabila
ia berkata ha… berarti syaitan tertawa dalam
mulutnya” (HR Bukhari dan Muslim)
9. BERSIN BERULANG KALI SAAT SHOLAT
Syetan ingin mengganggu kekhusyukkan sholat
dengan bersin, sebagaimana yang dikatakan
Abdullah bin Mas’ud: “Menguap dan bersin dalam
sholat itu dari syetan” (Riwayat Thabrani).
Ibnu Hajar menguraikan pernyataan Ibnu Mas’ud
radhiyallaah ‘anhu, “Bersin yang tidak disenangi
Allah Subhaanahu wa ta’aala adalah yang terjadi
dalam sholat, sedangkan bersin di luar solat itu
tetap disenangi Allah Subhaanahu wa ta’aala. Hal
itu tidak lain karena syetan memang ingin
mengganggu sholat seseorang dengan berbagai
cara”.
10. TERASA INGIN BUANG ANGIN ATAU BUANG
AIR
Rasulullah Shollallaah ‘alaih wa sallam bersabda:
“Apabila salah seorang dari kalian bimbang atas
apa yang dirasakan di perutnya apakah telah
keluar sesuatu darinya atau tidak, maka
janganlah sekali-kali ia keluar dari masjid sampai
ia yakin telah mendengar suara (keluarnya angin)
atau mencium baunya” (HR Muslim).
Berbahagialah orang-orang muslim yang selama
ini terbebas dari berbagai macam gangguan
syetan dalam solat. Semoga kita semua
dibebaskan oleh Allah Subhaanahu wa ta’aala
dari gangguan-gangguan tersebut. Dan bagi yang
merasakan gangguan tersebut, sebagian atau
keseluruhannya, janganlah putus asa untuk
berjihad melawan godaan syetan yang terkutuk.

Leave a comment »

10….

Jenis dosa itu memang banyak, tetapi ada 10
DOSA BESAR dimana 10 dosa itu bisa
menghambat bahkan BISA MENGHANCURKAN
SAUDARA punya karir, usaha, jodoh, keturunan,
dan rumah tangga.
1. SYIRIK = BATU CINCIN, BISA JADI HIASAN, BISA
JADI SYIRIK.
2. MELALAIKAN SHALAT
3. DURHAKA/MELAWAN ORANG TUA
4. BERZINA
5. Memakan RIZKI HARAM
6. Meminum minuman yg memabukkan
7. Memutuskan silaturrahim/hubungan keluarga
atau kerabat
8. Berbohong/saksi palsu/menuduh berzina, Riya’/
pamer
9. Pelit/kikir
10. Ghibbah/ngomongin orang
Ilmu ini dipake buat kita, jangan sampe masalah
yang kita alami, BERLARUT-LARUT dan cenderung
itu BUKAN UJIAN yang didapat melainkan AZAB
DARI ALLAH.
Ampunan atau Kemarahan-Nya adalah dua
pilihan yang harus kita pilih, sebelum akhirnya
kematian membuat kita tak bisa memilih.

Leave a comment »

5 Jenis Jin Yang Ada Di Dunia

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim … Jin sama seperti
dengan manusia yang merupakan mahluk ciptan
tuhan Allah SWT namun jin tidak seperti manusia
Jin merupakan mahluk gaib yang tidak bisa dilihat
dengan mata telanjang manusia. Dalam sebuah
kitab dijelaskan ada beberapamacam jenis Jin
yang ada di dunia ini nah kamu mau tahu jenis
Jin apa aja yang ada di dunia ini simak 5 Jenis Jin
yang Ada di Dunia berikut ini.
1. Al-Jan
Jenis yang pertama ini adalah pengertian jin
secara umum, yaitu jenis jin yang berpotensiseper
ti layaknya manusia. Jin ada yang berkelamin
jantan adapula yang betina, ada jin yang muslim
adapula yang non muslim, jin juga membutuhkan
makan,minum, tidur, bersenggama dan
sebagainya. Walhasil jin pada kategori JAN tidak
bedanya dengan manusia pada kategori al-insan.
2. Al-A’Mir
Acapkali disuatu tempat, dikamar mandi, dirumah
atau dimanapun ada suara atau bunyian yang
menirukan perbuatan manusia. Seperti halnya
ada suara orang wudhu atau orang mandi,
padahal dikamar mandi tersebut tidak ada siapa-
siapa. Hal ini boleh jadi adalah perbuatan jin pada
kategori AL-A’MIR. Maka tidak jarang orang
menyebutnya sebagai setan tek-tek. Karena
memang jenis jin ini suka meniru-nirukan
perbuatan atau kebiasaan manusia, dengan
maksud menakut-nakuti. Al-A’mir juga terkadang
mengikuti orang yang sedang membaca ,
bernyanyi dan sebagainya atau mengikuti orang
yang sedang shalat dibelakangnya. Meskipun
demikian kita tidaklah usah takut, karena boleh
jadi dia tidaklah jahat, hanya karena ingin
menjadi mak’mum atau ingin belajar membaca
atau menyanyi.
3. Al-Ifrit
Ifrit adalah jenis jin yang berpotensi
sebagaipembantu ataupun khodam bagi manusia.
Dalam hal ini ada ifrit yang muslim dan baik, yang
tentunya bisa menjadi khodam pada manusia-
manusia yang muslim dan baik pula. Adapula ifrit
yang berprilaku jahat dan kafir yang dimanfaatkan
oleh para tukang sihir dan dukun, seperti ifrit-ifrit
yang bekerjasama dengan ‘pesihir’ atau pesulap
terkemuka luar negeri pada segitiga Bermuda “
David Caverfil”
4. Al-Arwah
Jenis jin yang keempat inilah yang sering dan
biasa menggoda manusia, terkadang al-arwah
menjelma dirinya sebagai orang tua kita yang
telah meninggal atau sebagai dedemit dan
sebagainya. Sehingga dapat mengelabuhi
sebagaian masyarakat kita danmenakut-nakuti
mereka yang memang mempercayainya.
Sebenarnya jenis jin al-arwah ini termasuk
golongan jin yang sangat kuat dan sangat nakal.
Disebutkan paling kuat karena mereka dapat
menjelma dirinya menjadi apa saja dengan
mengerahkan kekuatan ilmu yang dimilikinya dan
disebut nakal karena sering menggoda dan
menakut-nakuti manusia. Jika diibaratkan
manusia, maka jenis jin dari golongan Al-arwah
semacam preman yang sukausil terhadap
masyarakat setempat dan terutama kepada
perempuan-perempuan yang lewat dijalanan yang
sepi.
5. As-Syaiton
Berbeda dengan al-arwah, as-syaiton adalah jenis
jin yang selalu menggoda manusia darisegi
keimanan, kerohanian dan kejiwaan. As-syaiton
sangat berbahaya dibanding jenisjin lainya,
karena as-syaiton dalam merasuk kedalam hati
manusia untuk membisikan kekafiran, keingkaran
dan kejahatan. Dalam surat an-naas dijelaskan
bahwasanya bukan hanya jin jahat dan ingkar
yang termasuk dalam golongan as-syaiton,
manusia yang yang berprilaku dzolim dan lacutpu
termasuk dalam kategori ini. Mengenai hal ini ada
sebagaian ulama yang berpendapat bahwa setan
adalah sebuah sifat jahat daripada manusia dan
jin. Jadi kesimpulanyaadalah setan bukanlah
merupakan wujud atau benda, melainkan sebuah
sifat atau perbuatan. Baik itu terdapat pada jin
ataupun manusia. Tapi kebanyakan orang lebih
takut terhadap Al-Arwah daripada As-Syaiton,
padahal As-Syaiton adalah jenis yang paling
berbahaya bagi kehidupan manusia.
Nah itulah beberapa jenis Jin yang ada di dunia
yang selalau mengoda manusia untuk selalu
berbuat maksiat.
Wallahua’lam bish Shawwab….
Semoga bermanfaat bagi yang membacanya ….
…. Segala puji bagi Allah, yang dengan nikmat-
Nya sempurnalah semua kebaikan ….
Barakallahufikum ….

Leave a comment »

SUARA YANG DI DENGAR MAYAT

Yang akan ikut mayat adalah tiga hal iaitu,
1. Keluarga,
2. Hartanya, dan
3. Amalnya.
Ada dua yang kembali dan satu akan tinggal
bersamanya yaitu :
1. Keluarga dan hartanya akan kembali,
2. Sementara amalnya akan tinggal bersamanya.
Maka ketika roh meninggalkan jasad…
Terdengarlah suara dari langit memekik, “wahai
fulan anak si fulan,
✔ Apakah kau yang telah meninggalkan dunia,
atau Dunia yang meninggalkanmu.
✔ Apakah kau yang telah mengumpul harta
kekayaan, atau kekayaan yang telah mengumpul
mu.
✔ Apakah kau yang telah menumpuk dunia, atau
dunia yang telah menumpukmu
✔ Apakah kau yang telah mengubur dunia, atau
dunia yang telah menguburmu.”
Ketika mayat tergeletak akan dimandikan
terdengar dari langit suara memekik, “wahai fulan
anak si fulan…
✔ Mana badan mu yang dulunya kuat, mengapa
kini terkulai lemah.
✔ Mana lisan mu yang dahulunya fasih, mengapa
kini bungkam tak bersuara.
✔ Mana telinga mu yang dahulunya mendengar,
mengapa kini tuli dari seribu bahasa.
✔ Mana sahabat-sahabatmu yang dahulunya
setia, mengapa kini Raib tak bersuara.”
Ketika mayat siap di kafan… suara dari langit
terdengar memekik, “wahai fulan anak si fulan…
✔ Berbahagialah apabila kau bersahabat dengan
ridho
✔ Celakalah apabila kau bersahabat dengan
murka ALLAH
✔ Kini kau tengah berada dalam sebuah
perjalanan nun jauh tanpa bekal
✔ Kau telah keluar dari rumah mu dan tidak
akan kembali selamanya
✔ Kini kau tengah safar pada sebuah tujuan yang
penuh pertanyaan.”
Ketika mayat di usung… terdengar dari langit
“wahai fulan anak si fulan…
✔ Berbahagialah apabila amal mu adalah
kebajikan
✔ Berbahagialah apabila mati mu di awali taubat
✔ Berbahagialah apabila hidup mu penuh dengan
taat.”
Ketika mayat siap di sembahyangkan..Terdengar
dari langit suara memekik, “wahai fulan anak si
fulan…
✔ Setiap pekerjaan yang kau lakukan kelak kau
lihat hasilnya di akhirat.
✔ Apabila baik maka kau akan melihatnya baik.
✔ Apabila buruk, kau akan melihatnya buruk.”
Ketika mayat di baringkan di liang lahat,
terdengar suara memekik dari langit… “wahai
fulan anak si fulan…
Apa yang telah kau siapkan dari rumah mu yang
luas di dunia untuk kehidupan yang penuh gelap
gulita disini.
Wahai fulan anak si fulan…
✔ Dahulu kau tertawa kini dalam perut ku kau
menangis.
✔ Dahulu kau bergembira, kini dalam perut ku
kau berduka.
✔ Dahulu kau bertutur kata, kini dalam perut ku
kau bungkam seribu bahasa.”
Ketika manusia meninggalkan sendirian… ALLAH
berkata kepadanya… “wahai Hamba-Ku…
✔ Kini kau tinggal seorang diri.
✔ Tiada teman dan tiada kerabat.
✔ Di sebuah tempat kecil, sempit dan gelap.
✔ Mereka pergi meninggalkan mu seorang diri.
✔ Padahal, karena mereka kau pernah langgar
perintah-Ku.
Hari ini…
Akan Ku tunjukkan kepada mu
✔ Kasih sayang Ku
✔ Yang akan takjub seisi alam.
✔ Aku akan menyanyangi mu lebih dari kasih
sayang seorang ibu pada anaknya.”
Kepada jiwa-jiwa yang tenang ALLAH berfirman;
“Wahai jiwa yang tenang kembalilah kepada Rabb
mu. Dengan hati yang puas lagi di ridhai-Nya.
Maka masuklah ke dalam jamaah Hamba-hamba-
Ku.Dan masuklah ke dalam Jannah-KU.”
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,
menganjurkan kita untuk senantiasa mengingat
mati (maut) dan dalam sebuah haditsnya yang
lain. Beliau bersabda; “Wakafa bi al mauti
wa’idha.”
artinya; “Cukuplah mati itu akan menjadi
pelajaran bagi mu !”
Semoga kita dapat mengambil pengetahuan yang
bermanfaat yang bernilai ibadah.
Ya ALLAH…
✔ Muliakanlah orang yang membaca status ini
✔ Entengkanlah kakinya untuk melangkah ke
masjid
✔ Lapangkanlah hatinya
✔ Bahagiakanlah keluarganya
✔ Luaskan rezekinya seluas lautan
✔ Mudahkan segala urusannya
✔ Kabulkan cita-citanya
✔ Jauhkan dari segala Musibah
✔ Jauhkan dari segala Penyakit,Fitnah,Prasangka
Keji,Berkata Kasar dan Mungkar.
✔ Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang
membaca dan membagikan status ini.
Aamiin ya Rabbal’alamin..

Leave a comment »

JALANKU TERSENDAT MENUJU SURGA

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim … MIMPIKU
MEMBUAT DIRIKU SELALU ISTIGHFAR PADA ZAT
MAHA PENGATUR • Aku tidak tahu dimana
berada. Meski sekian banyak manusia berada
disekelilingku, namun aku tetap merasa sendiri
dan ketakutan. Aku masih bertanya dan terus
bertanya, tempat apa ini, dan buat apa semua
manusia dikumpulkan. Mungkinkah, ah aku tidak
mau mengira- ngira.
• Rasa takutku makin menjadi-jadi, tatkala
seseorang yang tidak pernah kukenal sebelumnya
mendekati dan menjawab pertanyaan hatiku.
“Inilah yang disebut Padang Mahsyar,” suaranya
begitu menggetarkan jiwaku. “Bagaimana ia bisa
tahu pertanyaanku,” batinku. Aku menggigil,
tubuhku terasa lemas, mataku tegang mencari
perlindungan dari seseorang yang kukenal
• Kusaksikan langit menghitam, sesaat kemudian
bersinar kemilauan. Bersamaan dengan itu,
terdengar suara menggema. Aku baru sadar,
inilah hari penentuan, hari dimana semua
manusia akan menerima keputusan akan balasan
dari amalnya selama hidup didunia. Hari ini pula
akan ditentukan nasib manusia selanjutnya,
surgakah yang akan dinikmati atau adzab neraka
yang siap menanti.
• Aku semakin takut. Namun ada debar dalam
dadaku mengingat amal-amal baikku didunia.
Mungkinkah aku tergolong orang-orang yang
mendapat kasih-Nya atau jangan-jangan ……… •
Aku dan semua manusia lainnya masih menunggu
keputusan dari Yang menguasai hari pembalasan.
Tak lama kemudian, terdengar lagi suara
menggema tadi yang mengatakan, bahwa sesaat
lagi akan dibacakan daftar manusia-manusia yang
akan menemani Rasulullah SAW di surga yang
indah.
• Lagi-lagi dadaku berdebar, ada keyakinan
bahwa namaku termasuk dalam daftar itu,
mengingat banyaknya infaq yang aku sedekahkan.
Terlebih lagi, sewaktu didunia aku dikenal sebagai
juru dakwah. “Kalaulah banyak orang yang
kudakwahi masuk surga, apalagi aku,” pikirku
mantap
• Akhirnya, nama-nama itupun mulai disebutkan.
Aku masih beranggapan bahwa namaku ada
dalam deretan penghuni surga itu, mengingat
ibadah-ibadah dan perbuatan-perbuatan baikku.
Dalam daftar itu, nama Rasulullah Muhammad
SAW sudah pasti tercantum pada urutan teratas,
sesuai janji Allah melalui Jibril, bahwa tidak
satupun jiwa yang masuk kedalam surga sebelum
Muhammad masuk.
• Setelah itu tersebutlah para Assabiquunal
Awwaluun. Kulihat Fatimah Az Zahra dengan
senyum manisnya melangkah bahagia sebagai
wanita pertama yang ke surga, diikuti para istri-
istri dan keluarga rasul lainnya.
• Para nabi dan rasul Allah lainnya pun masuk
dalam daftar tersebut. Yasir dan Sumayyah
berjalan tenang dengan predikat Syahid dan
syahidah pertama dalam Islam. Juga para
sahabat lainnya, satu persatu para pengikut
terdahulu Rasul itu dengan bangga melangkah ke
tempat dimana Allah akan membuka tabirnya.
Yang aku tahu, salah satu kenikmatan yang akan
diterima para penghuni surga adalah melihat
wajah Allah.
• Kusaksikan para sahabat Muhajirin dan Anshor
yang tengah bersyukur mendapatkan nikmat tiada
terhingga sebagai balasan kesetiaan berjuang
bersama Muhammad menegakkan risalah. Setelah
itu tersebutlah para mukminin terdahulu dan
para syuhada dalam berbagai perjuangan
pembelaan agama Allah.
• Sementara itu, dadaku berdegub keras
menunggu giliran. Aku terperanjat begitu melihat
rombongan anak-anak yatim dengan riang berlari
untuk segera menikmati kesegaran telaga kautsar.
Beberapa dari mereka tersenyum sambil
melambaikan tangannya kepadaku. Sepertinya
aku kenal mereka.
• “Subhanallah, itu si Paijo tukang ketoprak dekat
rumahku,” aku terperangah melihatnya
melenggang ke surga. Paijo, pemuda yang tidak
pernah lulus SD itu pernah bercerita, bahwa
sebagian besar hasil dagangnya ia kririmkan
untuk ibu dan biaya sekolah empat adiknya. Paijo
yang rajin sholat itu, rela berpuasa berhari-hari
asal ibu dan adik-adiknya di kampung tidak
kelaparan.
• Tiba-tiba, orang yang sejak tadi disampingku
berkata lagi, “Paijo yang tukang mie itu lebih baik
dimata Allah. Ia bekerja untuk kebahagiaan orang
lain.” Sementara aku, semua hasil keringatku
semata untuk keperluanku.
• Ya Allah, mereka anak-anak yatim sebelah
rumahku yang tidak pernah kuperhatikan. Anak-
anak yang selalu menangis kelaparan dimalam
hari sementara sering kubuang sebagian
makanan yang tak habis kumakan.
• “Subhanallah,itu mbah kartijo yang rumahnya
dekat dengan masjid ditempatku,” aku
terperangah melihatnya melenggang ke surga.
Mbah Kartijo, yang miskin tidak punya pekerjaan
tetap,pakaianya selalu kumal,tidak bisa membaca
Al qur’an,tetapi dia selalu kemasjid untuk sholat
dengan membawa sajadahnya yang sudah lusuh.
• Tiba-tiba, orang yang sejak tadi disampingku
berkata lagi, “mbah Kartijo itu lebih baik dimata
Allah. Ia orangnya sederhana,iklas,apa adanya.”
Sementara diriku, merasa lebih dari yang lainya,
bisa baca Alquran dengan suara yang indah tetapi
tidak pernah kulakukan dengan rasa iklas semata-
mata karena Alloh, jarang ke masjid karena
banyak urusan serta rasanya enggan
meninggalkan rumah yang lebih bagus daripada
masjid .
• Lalu berturut-turut lewat didepan mataku, mbok
Iyem penjual pecel yang kehadirannya selalu
kutolak, pengemis yang setiap hari lewat depan
rumah dan selalu mendapatkan kata “maaf” dari
bibirku dibalik pagar rumahku. Orang
disampingku berbicara lagi seolah menjawab
setiap pertanyaanku meski tidak kulontarkan,
“Mereka ihklas, tidak sakit hati serta tidak
memendam kebencian meski kau tolak.”
• Masya Allah murid-murid pengajian yang aku
bina, mereka mendahuluiku ke surga. Setelah itu,
berbondong-bondong jamaah masjid-masjid
tempat biasa aku berceramah. “Mereka belajar
kepadamu, lalu mereka amalkan. Sedangkan kau,
terlalu banyak berbicara dan sedikit
mendengarkan. Padahal, lebih banyak yang bisa
dipelajari dengan mendengar dari pada
berbicara,” jelasnya lagi.
• Aku semakin penasaran dan terus menunggu
giliranku dipanggil. Seiring dengan itu antrian
manusia-manusia dengan wajah ceria, makin
panjang. Tapi sejauh ini, belum juga namaku
terpanggil. Aku mulai kesal, aku ingin segera
bertemu Allah dan berkata, “Ya Allah, didunia aku
banyak melakukan ibadah, aku bershodaqoh,
banyak membantu orang lain, banyak berdakwah,
izinkan aku ke surgaMu.”
• Orang dengan wajah bersinar disampingku itu
hendak berbicara lagi, aku ingin menolaknya.
Tetapi, tanganku tak kuasa menahannya untuk
berbicara. “Ibadahmu bukan untuk Allah, tapi
semata untuk kepentinganmu mendapatkan surga
Allah, shodaqohmu sebatas untuk memperjelas
status sosial, dibalik bantuanmu tersimpan
keinginan mendapatkan penghargaan, dan
dakwah yang kau lakukan hanya berbekas untuk
orang lain, tidak untukmu,” bergetar tubuhku
mendengarnya.
• Anak-anak yatim, Paijo, mbok Iyem, pengemis
tua, mbah Kartijo, murid-murid pengajian,
jamaah masjid dan banyak lagi orang-orang yang
sering kuanggap tidak lebih baik dariku, mereka
lebih dulu ke surga Allah. Padahal, aku sering
beranggapan, surga adalah balasan yang pantas
untukku atas dakwah yang kulakukan, infaq yang
kuberikan, ilmu yang kuajarkan dan perbuatan
baik lainnya.
• Ternyata, aku tidak lebih tunduk dari pada
mereka, tidak lebih ikhlas dalam beramal dari
pada mereka, tidak lebih bersih hati dari pada
mereka, sehingga aku tidak lebih dulu ke surga
dari mereka.
• Akhirnya aku hanya tertunduk dan tak terasa
menetes air mataku,kaki terasa lemas tak kuasa
menahan badan sehingga terduduk serta terus
mohon ampun membaca Istifar………
• Aku terbangun dengan keringat dingin,rasanya
lemas,jantung berdetak keras, saat itu jam
01.00.ku ambil air wudhu untuk sholat malam,
• Yaa Alloh Alhamdullah, Engkau telah ingatkan
hamba MU yang banyak sekali kekurangan ini
• Aamiin………Ya Allah…….
Wabillahi Taufik Wal Hidayah, …
Salam Terkasih ..
Dari Sahabat Untuk Sahabat …
… Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati
kita yang telah lama terkunci …
Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil Hikmah-
Nya …
Silahkan DICOPAS atau DI SHARE jika menurut
sahabat note ini bermanfaat ….

Leave a comment »

17 Amalan Penghapus Dosa

Manusia
pasti
berbuat
dosa dan
pasti butuh
ampunan
Allah. Oleh
karena itu
Allah
memberikan keutamaan dan kemurahan
kepada hambaNya dengan mensyariatkan
amalan-amalan yang dapat menghapus dosa
disamping taubat. Sebagiannya dijelaskan
dalam Al Qur’an dan sebagiannya lagi dalam
Sunnah Rasulullah Shallallahu’alaihi
Wasallam .Diantaranya sebagai berikut:
1. Menyempurnakan wudhu dan berjalan ke
masjid , sebagaimana disampaikan Rasulullah
Shallallahu’alaihi Wasallam : “Maukah kalian aku
tunjukkan sesuatu yang dapat menghapu dosa
dan mengangkat derajat. Mereka menjawab: ya
wahai rasululloh. Beliau berkata:
menyempurnakan wudhu ketika masa sulit dan
memperbanyak langkah kemasjid serta
menunggu shalat satu ke shalat yang lain,
karena hal itu adalah ribath” (HR Muslim dan
Al Tirmidzi).
Juga dalam sabda beliau yang lain: “Jika
seseorang berwudhu lalu menyempurnakan
wudhunya kemudian berangkat sholat dengan
niatan hanya untuk sholat, maka tidak
melangkah satu langkah kecuali Allah angkat
satu derajat dan hapus satu dosa” (HR. Al
Tirmidzi).
2. Puasa hari Arafah dan A’syura’ , dalilnya:
“Nabi Bersabda: Puasa hari Arafah saya
berharap dari Allah untuk menghapus setahun
yangsebelumnya dan setahun setelahnya dan
Puasa hari A’syura saya berharap dari Allah
menghapus setahun yang telah lalu” (HR. At
Tirmidzi dan di-shahih-kan Al Albani dalam
Shahih Al Jaami’ no. 3853)
3. Shalat tarawih di bulan Ramadhan, dengan
dalil sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi
Wasallam :
“Siapa yang menegakkan romadhon (shalat
tarawih) dengan iman dan mengharap pahala
Allah maka diampunilah dosanya yang telah
lalu” (Muttafaqun ‘Alaihi)
4. Haji yang mabrur, dengan dalil:
“Siapa yang berhaji lalu tidak berkata keji dan
berbuat kefasikan maka kembali seperti hari
ibunya melahirkannya” (HR. Al Bukhari)
dan sabda beliau:
“Haji mabrur balasannya hanyalah surga” (HR.
Ahmad).
5. Memaafkan hutang orang yang sulit
membayar, dengan dalil:
“ Dari Hudzaifah beliau berkata Allah memanggil
seorang hambaNya yang Allah karuniai harta.
Maka Allah berkata kepadanya: Apa yang kamu
kerjakan didunia? Ia menjawab: Wahai Rabb
kamu telah menganugerahkanku hartaMu lalu
aku bermuamalah dengan orang-orang. Dan
dahulu akhlakku adalah memaafkan, sehingga
aku dahulu mempermudah orang yang mampu
dan menunda pembayaran hutang orang yang
sulit membayar. Maka Allah berfirman: Aku
lebih berhak darimu maka maafkanlah
hambaKu ini” (HR. Muslim).
6. Melakukan kebaikan setelah berbuat dosa,
dengan dalil:
“Bertakwalah kepada Allah dimanapun kamu
berada, ikutilah kejelekan dengan kebaikan
yang menghapusnya dan pergauli manusia
dengan etika yang mulia” (HR Al Tirmidzi dan
Ahmad dan dishohihkan Al Albani dalam
Shohih Al Jaami’ no. 97.)
7. Memberi salam dan berkata baik, dengan
dalil sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi
Wasallam :
“Sesungguhnya termasuk sebab mendapatkan
ampunan adalah memberikan salam dan
berkata baik” (HR Al Kharaithi dalam Makarim
Al Akhlak dan di- shahih -kan Al Albani dalam
Silsilah Al Ahadits Al Shahihah, no. 1035)
8. Sabar atas musibah dengan, dalil sabda
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam :
“Sesungguhnya Allah Azza Wa Jalla berfirman:
Sungguh Aku bila menguji seorang hambaKu
yang mukmin, lalu ia memujiku atas ujian yang
aku timpakan kepadanya, maka ia bangkit dari
tempat tidurnya tersebut bersih dari dosa
seperti hari ibunya melahirkannya” (HR
Ahmad, dan dihasankan Al Albani dalam
Silsilah Al Ahadits Al Shohihah no. 144).
9. Menjaga shalat lima waktu dan jum’at
serta puasa Ramadhan, dengan dalil sabda
Rasulullah:
“Sholat lima waktu dan jum’at ke jum’at dan
Romadhon ke Romadhon adalah penghapus
dosa diantara keduanya selama menjauhi dosa
besar” (HR Muslim)
10. Mengumandangkan adzan, dengan dalil
sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam :
“Seorang Muadzin diampuni dosanya sepanjang
(gema) suaranya” (HR Ahmad dan
dishohihkan Al Albani dalam Shahih AL Jaami’
no. 1929)
11.  Shalat wajib, dengan dalil sabda Rasulullah
Shallallahu’alaihi Wasallam :
“Bagaimana pendapat kalian seandainya ada
sungai di pintu yang digunakan untuk mandi
setiap hari lima kali, pa yang kalian katakan
apakah tersisa kotorannya? Mereka menjawab:
Tidak sisa sedikitpun kotorannya. Beliau
bersabda: sholat lima waktu menjadi sebab
Allah hapus dosa-dosa” (HR. Al Bukhari).
12. Memperbanyak sujud, dengan dalil sabda
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam :
“Hendaklah kamu memperbanyak sujud kepada
Allah, karena tidaklah kamu sekali sujud
kepada Allah kecuali Allah mengangkatmu satu
derajat dan menghapus satu kesalahanmu
(dosa)” (HR Muslim).
13. Shalat malam, dengan dalil:
“Hendaklah kalian sholat malam, karena ia
adalah adat orang yang sholeh sebelum kalian
dan amalan yang mendekatkan diri kepada
Robb kalian serta penghapus kesalahan dan
mencegah dosa-dosa” (HR. Al Haakim, dan
dihasankan Al Albani dalam Irwa’ Al Ghalil
2/199) .
14. Berjihad dijalan Allah, dengan dalil:
“Semua dosa orang yang mati syahid diampuni
kecuali hutang” (HR Muslim)
15. Mengiringi haji dengan umrah, dengan
dalil:
“Iringi haji dengan umroh, karena mengiringi
antara keduanya dapat menghilangkan
kefakiran dan dosa sebagaimana Al Kier (alat
pembakar besi) menghilangkan karat besi” (HR
Ibnu Majah dan dishohihkan Al Albani dalam
Shohih Al Jaami’ no,2899)
16. Shadaqah, dengan dalil:
“Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka
itu adalah baik sekali. Dan jika kamu
menyembunyikannya dan kamu berikan kepada
orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu
lebih baik bagimu. Dan Allah akan
menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-
kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang
kamu kerjakan” (QS. Al Baqarah: 271)
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam pun
bersabda:
“Shadaqah menghapus dosa seperti air
memadamkan api” (HR Ahmad, Al Tirmidzi
dan selainnya dan di-shahih-kan Al Al Bani
dalam Takhrij Musykilat Al faqr no. 117)
17. Menegakkan hukum pidana sesuai syariat
Islam, dengan dalil:
“Siapa saja yang melanggar larangan Allah
kemudian ditegakkan padanya hukum pidana
maka dihapus dosa tersebut” (HR Al Haakim
dan dishohihkan Al Albani dalam Shahih Al
Jaami’ no,2732)
Demikian sebagian penghapus dosa, mudah-
mudahan penjelasan ini bermanfaat.
Sumber : http://
kaeshafiz.wordpress.com/2010/04/16/17-
amalan-penghapus-dosa/
Wallahu a’lam bish-shawabi… (hanya Allah
yang Mahatahu Kebenarannya)
Jika terjadi kesalahan dan kekurangan disana-
sini dalam catatan ini…
Itu hanyalah dari kami…
dan kepada Allah SWT., kami mohon
ampunan…
Semoga Allah SWT. memberi kekuatan untuk
kita amalkan.
Wassalam…
Semoga Bermanfaat dan bisa kita ambil
hikmahnya… amin
Silahkan COPY atau SHARE ke rekan anda jika
menurut anda notes ini bermanfaat…
Catatan :
Lampirkan Sumbernya ya… Syukron

Leave a comment »

4 Tingkatan wudhu

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim … Wudhu memiliki
empat tingkatan kualitas. Bagaimanakah kualitas
wudhu kita?
Dalam tradisi Islam berwudhu merupakan salah
inti dari sebuah ajaran islam. Dalam kitab-kitab
klasik Islam, berwudhu (taharah) termasuk bab-
bab awal yang ditekankan oleh ulama untuk
memahaminya secara menyeluruh.
Karena berwudhu ini menjadi sangat penting dan
bahkan kunci dalam beribadah. Maka tidak sah,
ibadah yang kita lakukan tanpa dengan berwudhu
(bersuci).
Imam Al Ghozali menjelaskan secara cerdas
membahas bab toharoh(bersuci) di Kitab
Mursyidul Amin-nya bahwa dalam melaksanakan
wudhu adalah kunci ibadah. Artinya, tidak akan
sah ibadah tanpa berwudhu.
Selain itu Imam Al Ghozali juga membuat
tingkatan-tingkatan wudhu yang dilakukan oleh
seorang muslim. Tidak bisa seorang muslim
mencapai derajat yang tertinggi sebelum melewati
derajat yang terendah. Yuk kita lihat..,
1. Wudhu untuk membersihkan dari hadas
(kotoran dan najis) …
Inilah tingkatan terendah dari kualitas wudhu
seorang muslim. Pernah mendengar pertanyaan,
“mengapa yang buang angin dibelakang, tetapi
yang disiram bukan bagian itu tetapi bagian yang
lain?”.
Salah satu esensi berwudhu adalah
menghilangkan hadast (kotoran dan najis).
Membersihkan anggota fisik dari kotoran. Apabila
kita buang air kecil, air seni ya disiram dan
membersihkan air seni tersebut yang menempel
di tubuh kita. Kalau ada kotoran seperti daki,
bekas cat, dll. Ini adalah tingkatan terendah
wudhu seseorang. Menghilangkan kotoran dan
najis dari fisik kita.
Secara sederhana, tingkatan wudhu dalam kondisi
ini contohnya adalah, ketika kita berkumur di
mulut sambil menggosok-gosokan gigi dan
menghilangkan kotoran sisa makanan di gigi.
Begitu juga ketika membersihkan hidung, kita
harus bersungguh dalam mengeluarkan kotoran
hidung kita secara sempurna. Begitupun untuk
seluruh anggota wudhu.
2. Wudhu untuk membersihkan anggota badan
(fisik) dari perilaku dan dosa …
Tingkatan berikutnya dalam berwudhu adalah
wudhu untuk membersihkan anggota badan fisik
dari perbuatan dan tindakan tercela. Bukan hanya
membersihkan dari kotoran semata, wudhu
perilaku ini sambil menghayati setiap
membersihkan anggota wudhu kita juga berdo’a
dan berharap kepada Allah untuk terhindar dari
perilaku anggota wudhu tersebut.
Contohnya, ketika kita membersihkan mulut tidak
hanya membersihkan kotoran tetapi juga sambil
berdo’a dalam hati “Ya Allah bersihkanlah mulut
ini dari omongan yang menyakiti hati orang lain,
perkataan yang tidak berguna dan suka
membicarakan keburukan orang lain”.
Begitu juga ketika kita membersihkan wajah kita,
dalam hati kita berdo’a “ Ya Allah hindarilah mata
ini dari melihat, mencium dan mengatakan yang
tidak halal”. Begitupun seterusnya untuk anggota
wudhu lainya.
3. Wudhu untuk membersihkan hati dari ahlak
tercela …
Setelah dua tingkatan tersebut, tingkatan wudhu
berikutnya adalah me-wudhukan hati dan
perasaan kita dari sifat-sifat hati yang dilarang
Allah. Berwudhu pada tingkatan ini, kita harus
berusaha membersihkan hati dari sidat iri,
dengki, ujub, riya dsb yang merupakan kotoran-
kotoran hati. Wudhu ini sulit dilakukan. Kita tidak
bisa melewati tingkatan di wudhu ini tanpa
melewati dua tingkatan wudhu di atas.
4. Wudhunya Para Nabi dan shadiqin …
Ini tingkatan wudhu yang paling akhir dengan
derajat paling tinggi. Yaitu wudhunya para nabi
dan shadiqqin.Tidak bisa dibayangkan seperti apa
sempurna-nya wudhu Para Nabi dan shadiqqin
ini, selain menyempurnakan wudhu dengan
pembersihan fisik dari kotora , perilaku tercela
dan hati yang tidak baik, Para Nabi
menyempurnakan wudhu-nya ini dengan
membersihkan segala sesuatu yang mengotori
pengabdianya kepada Allah SWT.
Termasuk kondisi tidak khusyuk, (saya semakin
sulit menjelaskanya, karena dialah yang
merasakanya).
Dengan mempelajari empat tingkatan berwudhu
yang disampaikan oleh Imam Ghozali, kita
berusaha bercermin, Bagaimana kualitas wudhu
kita?.
ibadah ini menjadi refleksi bagi kita betapa
kualitas wudhu kita selama ini hanya sebagi
rutinitas dan kewajiban semata ? atau kita ikut
menghayati makna wudhu sebagai media untuk
terus memperbaiki diri. Keep wudhu! …
Wallahu a’lam bishshawab, ..
… Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati
kita yang telah lama terkunci …

Leave a comment »

CARA MAKAN RASULULLAH SAW

Bismillah … Rupanya tanpa kita sadari, dalam
makanan yang kita makan sehari-hari, kita tak
boleh sembarangan.
Hal inilah penyebab terjadinya berbagai penyakit
antara lain penyakit kencing manis, lumpuh, sakit
jantung, keracunan makanan dan lain-lain
penyakit. Apabila anda telah mengetahui ilmu ini,
tolonglah ajarkan kepada yang lainnya.
Ini pun adalah diet Rasullulah SAW kita juga.
Ustadz Abdullah Mahmood mengungkapkan,
Rasullulah tak pernah sakit perut sepanjang
hayatnya karena pandai menjaga makanannya
sehari-hari. Insya Allah kalau anda ikut diet
Rasullullah ini, Anda takkan menderita sakit perut
ataupun keracunan makanan.
Jangan makan SUSU bersama DAGING
Jangan makan DAGING bersama IKAN
Jangan makan IKAN bersama SUSU
Jangan makan AYAM bersama SUSU
Jangan makan IKAN bersama TELUR
Jangan makan IKAN bersama DAUN SALAD
Jangan makan SUSU bersama CUKA
Jangan makan BUAH bersama SUSU (Contoh :
KOKTEL)
CARA MAKAN :
* Jangan makan buah setelah makan nasi,
sebaliknya makanlah buah terlebih dahulu, baru
makan nasi.
* Tidur 1 jam setelah makan tengah hari.
* Jangan sesekali tinggal makan malam. Barang
siapa yg tinggal makan malam dia akan dimakan
usia dan kolesterol dalam badan akan berganda.
Nampak memang sulit.. tapi, kalau tak percaya…
cobalah….. Pengaruhnya tidak dalam jangka
pendek…. Akan berpengaruh bila kita sudah tua
nanti.
* Dalam Al-Quran juga melarang kita makan
makanan darat bercampur dengan makanan laut.
Nabi pernah mencegah kita makan ikan bersama
susu. karena akan cepat mendapat penyakit. Ini
terbukti oleh ilmuwan yang menemukan bahwa
dalam daging ayam mengandung ion+ sedangkan
dalam ikan mengandung ion-, jika dalam
makanan kita ayam bercampur dengan ikan maka
akanterjadi reaksi biokimia yang akan dapat
merusak usus kita.
* Al-Quran Juga mengajarkan kita menjaga
kesehatan spt membuat amalan antara lain:
1. Mandi Pagi sebelum subuh, sekurang
kurangnya sejam sebelum matahari terbit. Air
sejuk yang meresap kedalam badan dapat
mengurangi penimbunan lemak. Kita boleh
saksikan orang yang mandi pagi kebanyakan
badan tak gemuk.
2. Rasulullah mengamalkan minum segelas air
sejuk (bukan air es) setiap pagi. Mujarabnya Insya
Allah jauh dari penyakit (susah mendapat sakit).
3. Waktu sembahyang subuh disunatkan kita
bertafakur (yaitu sujud sekurang kurangnya
semenit setelah membaca doa). Kita akan
terhindar dari sakit kepala atau migrain. Ini
terbukti oleh para ilmuwan yang membuat kajian
kenapa dalam sehari perlu kita sujud. Ahli-ahli
sains telah menemui beberapa milimeter ruang
udara dalam saluran darah di kepala yg tidak
dipenuhi darah. Dengan bersujud maka darah
akan mengalir keruang tersebut.
4. Nabi juga mengajar kita makan dengan tangan
dan bila habis hendaklah menjilat jari.
5. Begitu juga ahli saintis telah menemukan
bahwa enzyme banyak terkandung di celah jari
jari, yaitu 10 kali ganda terdapat dalam air liur.
(enzyme sejenis alat percerna makanan).

Leave a comment »

Nomor-Nomor Darurat

Segera hubungi ketika … .
-Anda Sedih … Al Quran 2 : 25
-Anda Berdosa…Al Quran 39 : 53
-Anda mencari teman… Al Quran 2 : 257
-Anda mencari kedamaian… Al Quran 5 : 16
-Anda tertekan… Al Quran 13 : 28
-Anda mencari cinta dan ktenangan..Al Quran 30 :
21
-Anda merindukan teman….Al Quran 50 : 16
-Anda merasa tak di hargai…. Al Quran 76 : 22
-Anda merasa seperti pecundang…Al Quran 12 :
87
-Anda merasa butuh jaminan ganda..Al Quran
15 : 43
-Anda butuh pembebasan diri dari ketakutan..Al
Quran 3 : 135
-Anda bosan kesusahan /kesulitan…Al Quran
94 :5
-Ada orang sombong yang menantang anda… Al
Quran 25 : 63
Semoga Bermanfaat

Leave a comment »