Ordinary Human

Just Want To Be Usefull

Mengenali Jin

on February 5, 2013

Jin adalah
makhluk Allah yang mempunyai kemampuan mengubah
diri dengan berbagai bentuk. Mereka makan, minum,
kawin dan beranak-pinak. Membisikkan dan menggoda
manusia. Dapat melihat manusia, tidak sebaliknya.
“Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat
kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat
mereka”. (Al A’raf: 27). Di antara mereka ada yang
beriman, juga ada yang kafir (Al Jinn: 11 dan 14).
Golongan yang kafir adalah setan. Mereka takut pada
manusia. Mereka makhluk lemah. Suka mencari rahasia
langit (hal ghaib), tetapi mereka diusir dengan panah
api (Al Jinn: 8-9).
( Apakah Jin itu ? )
Jin menurut bahasa berarti: sesuatu yang tersembunyi
dan halus. Sedangkan setan ialah: setiap yang durhaka
dari golongan jin, manusia atau hewan. Dia dinamakan
jin disebabkan tersembunyi-nya dari mata (pandangan).
Jin diciptakan dari api yang sangat panas (Al Hijr: 28).
Dalam sebuah hadits, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda: “Setan menampakkan dirinya ketika aku
shalat, atas pertolongan Allah, aku dapat mencekiknya
hingga kurasakan dingin air liurnya di tanganku, jika
tidak disebabkan doa saudaraku Nabi Sulaiman, pasti
kubunuh dia”.(HR. Al Bukhari).
( Berubah Bentuk )
Setan pernah menampakkan diri dalam wujud orang
tua kepada kaum Quraisy sebanyak dua kali. Pertama;
ketika suku Quraisy berkonspirasi untuk membunuh
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di Makkah. Kedua;
pada perang Badr (tahun 2 Hijriah), lihat Surat Al Anfal:
48. Jin beranak pinak dan berkembang biak (lihat surat
Al Kahfi: 50).
( Tempat-tempat Jin )
Jin mendiami bumi sebelum adanya manusia dan
kemudian tinggal bersama manusia. Tinggal di rumah
bersama manusia, tidur di ranjang yang tidak ditiduri.
Tempat yang paling disenangi adalah WC. Sebab, WC
tempat manusia membuka aurat.
“Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat
ditipu oleh setan sebagaimana ia telah mengeluarkan
kedua ibu bapakmu dari Surga, ia menanggalkan dari
keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada
keduanya auratnya” .(Al ‘Araf: 27).
Ketika kita masuk ke dalam WC, agar aurat kita
terhalang dari pandangan jin, hendaknya kita membaca
doa berikut: ( Ya Allah aku berlindung kepadaMu dari
(gangguan) setan laki-laki dan setan perempuan). (HR.
At-Turmudzi). Setan suka berdiam di kubur dan tempat
sampah. Oleh karena itu kuburan menjadi tempat
meditasi bagi tukang sihir. Nabi SAW melarang kita tidur
menyerupai setan. Setan tidur di atas perutnya
(tengkurap) dan telanjang. Tidur telanjang menarik
setan untuk mempermainkan aurat manusia dan
menyebabkan penyakit.
( Qarin )
Setiap manusia disertai setan yang selalu
menggodanya. Allah berfirman, artinya: “Yang
menyertai dia (qarin) berkata (pula): “Ya Tuhan kami,
aku tidak menyesatkannya tapi dialah (manusia) yang
beradadalam kesesatan yang jauh”. (Qaf: 27).
Manusia dan qarin-nya akan bersama di hari hisab.
Aisyah bercerita: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa
sallam keluar dari rumah di malam hari, aku cemburu
karenanya. Tak lama ia kembali dan menyaksikan
tingkahku, lalu ia berkata:
“Apakah kamu telah didatangi setanmu?”
“Apakah setan bersamaku?”
“Ya, bahkan setiap manusia”
“Termasuk engkau juga?”
“Betul, tetapi Allah menolongku hingga aku selamat dari
godaannya”. (HR. Ahmad)
Setan makan bersama manusia yang tak berdoa ketika
mau makan. Setan makan dengan tangan kiri, sendirian
dan dengan jarinya. Rasulullah ` melarang makan
dengan tangan kiri. Beliau menyuruh kita makan
bersama-sama, mencuci tangan dan mulut sebelum
dan sesudah makan. “Setan adalah pencari rahasia dan
suka menjilati sisa makanan maka jauhilah. Siapa yang
tidur sedang di tangannya masih tersisa bau makanan
lalu tertimpa penyakit, maka jangan ada yang
disalahkan kecuali dirinya sendiri”.(HR. At-Turmudzi).
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyuruh kita
mematikan lampu, menutup pintu, jendela, tempat-
tempat penyimpanan air dan makanan dengan rapat
sebelum tidur. Jika manusia tidur dan membaca doa
sebelumnya, setan menjauhinya. Allah menjaga orang
yang sebelum tidur membaca doa. Jika manusia tidur
tanpa berdoa, setan mengikat kepalanya dengan tiga
ikatan, jika ia bangun dan mengingat Allah, terlepaslah
satu ikatan, jika ia berwudhu terlepas lagi satu ikatan
lainnya dan jika ia shalat terlepaslah ikatan yang
terakhir.
Allah akan menghisab (memperhitungkan amal) bangsa
jin pada hari kiamat. Jin yang baik (shalih) masuk
Surga. Allah berfirman, artinya: “(Bidadari-bidadari)
yang tidak pernah disentuh oleh manusia dan tidak
pula oleh jin”. (Ar-Rahman: 56). Golongan jin menikahi
bidadari-bidadari dari bangsa jin. Golongan jin yang ahli
maksiat masuk Neraka. Allah berfirman, artinya: “Dan
tetaplah atas mereka keputusan azab pada umat-umat
yang terdahulu sebelum mereka dari jin dan manusia”.
(Fushshilat: 25).
( Tidak Mengikuti Jejak Setan )
“Barangsiapa yang mengikuti langkah-langkah syetan,
maka sesungguhnya syetan itu menyuruh mengerjakan
perbuatan yang keji dan mungkar”. (An Nur: 21).
( Mohon Perlindungan )
Allah menyuruh kita agar banyak minta perlindungan
dari godaan setan. Dan katakanlah: “Ya Tuhanku, aku
berlindung kepada Engkau dari bisikan setan. Dan aku
berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku dari
kedatangan mereka kepadaku”. (Al Mu’minun: 97-98).
Setan berangsur-angsur menarik kebinasaan Allah
berfirman:
“Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Ar
Rahman (Al Qur’an), Kami adakan baginya setan (yang
mnyesatkan) maka setan itulah yang menjadi teman
yang selalu menyertainya. Dan sesungguhnya setan-
setan itu benar-benar menghalangi mereka dari jalan
yang benar sedang mereka menyangka bahwa mereka
mendapat petunjuk”. (Az Zukhruf: 36-37).
Atas dasar ini diadakan diskusi-diskusi, mu’tamar-
mu’tamar dan konferensi-konferensi keburukan. Tak
ada kemanfaatan dari pelaksanaan dan hasil-hasilnya.
Setan membisikkan bahwa syariat Islam tidak cocok di
jaman ini, keras dan melanggar HAM.
Siapa yang cenderung kepada mereka menjadi musyrik.
Jaman dahulu setan mencuri pendengaran berita-berita
dari langit yang disampaikan para malaikat langit
kepada para malaikat bumi. Setelah Nabi Muhammad
SAW diutus, Allah menerangkan keadaan syetan: “Dan
sesungguhnya kami dahulu dapat menduduki beberapa
tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan
(berita-beritanya). Tetapi sekarang (setelah Nabi
Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam diutus)
barangsiapa mencoba mendengar-dengar (seperti itu)
tentu akan menjumpai panah api yang mengintai
(untuk membakarnya)”. (Al Jinn: 9) dan (Al Mulk: 5).
( Sihir )
Sihir termasuk pekerjaan setan yang utama. Praktek-
praktek sihir berkembang di masyarakat yang lemah
iman atau tidak beragama sama sekali. Betapa banyak
orang datang ke dukun/paranormal untuk minta banyak
rizki, berobat dari penyakit, ingin cepat dapat jodoh,
lulus dalam ujian, rujuknya wanita yang telah dicerai
atau sebaliknya dan selainnya, yang hal-hal tersebut
merupakan kekuasaan Allah, sedang kita hanya
diperintah untuk berdoa dan berusaha. Para dukun/
paranormal mempunyai mata-mata (dari setan dan
manusia) yang menyebar di masyarakat untuk mencari
tahu rahasia-rahasia mereka, lalu mereka
menceritakan itu pada tuannya. Dan ketika seseorang
mendatanginya dengan mudahnya dia menceritakan
keadaan orang tersebut, lalu ia heran dan tertipu.
Seakan-akan si dukun tahu hal-hal ghaib.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: